Di ufuk timur Desa Somagede, cahaya pagi menetes perlahan di antara hamparan sawah Kecamatan Sempor

Kebumen_ Di sanalah langkah-langkah tegap prajurit Kodim 0709/Kebumen dipimpin Kapten Inf Budi selaku Danramil Sempor, menyatu dalam satu irama pengabdian bersama masyarakat.
Selasa(03/03/2026)

Dalam bingkai besar TMMD Reguler ke-127, sasaran fisik utama berupa rabat beton sepanjang 1.150 meter bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah garis panjang harapan yang ditarik dari tekad dan kebersamaan. Di atas tanah yang dahulu becek saat hujan dan berdebu kala kemarau, kini adukan semen mulai mengalir, meratakan impian yang selama ini tertunda.

Kapten Inf Budi berdiri di tengah barisan, bukan hanya memberi komando, tetapi turut memanggul semangat. Di bawah terik matahari, suaranya menjadi penuntun ritme kerja, menyatukan loreng prajurit dan pakaian sederhana warga dalam satu tujuan yang sama. Molen berputar seperti roda waktu yang tak ingin berhenti, cangkul dan sekop beradu dengan tanah, menorehkan jejak-jejak perjuangan di setiap jengkal lintasan.

Tak ada batas antara TNI dan rakyat. Mereka saling menguatkan, saling menyemangati, menjadikan 1.150 meter itu sebagai simbol kemanunggalan yang hidup. Setiap lapisan beton yang diratakan adalah janji untuk masa depan yang lebih mudah dilalui—jalan bagi anak-anak menuju sekolah, jalur bagi petani mengangkut hasil panen, serta urat nadi yang menghidupkan denyut ekonomi desa.

Menjelang senja, permukaan rabat beton mulai mengeras, seolah mengabadikan kisah heroik hari itu. Di Desa Somagede, kebersamaan telah menulis cerita: tentang pengabdian tanpa pamrih, tentang kepemimpinan yang menyala, dan tentang prajurit serta rakyat yang bergandeng tangan membangun peradaban dari tanah yang mereka cintai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *